Review film IT (2017)
Semiotik film IT (2017)
Penjelasan Genre dan sinopsis singkat
IT (2017) disutradarai oleh Andy Muschietti Menggabungkan beberapa genre, di antaranya:
Horror: Genre utama Film ini memiliki elemen ketakutan dan suasana mencekam, Pennywise sosok badut yang menjadi simbol ketakutan anak - anak di kota Derry.
Drama: Film ini mengeksplorasi hubungan emosional tiap karakter terutama anak- anak dari gang Loser Club yang saling mendukung satu sama lain dan melawan ketakutan dan trauma masa lalu mereka.
Sinopsis singkat
"IT" (2017) mengikuti sekelompok anak, Losers' Club, di Derry, yang menghadapi teror dari Pennywise, badut yang memanfaatkan ketakutan mereka. Saat anak-anak mulai hilang mereka bersatu untuk menghadapi ketakutan dan mengungkap tentang Pennywise. Selain melawan supernatural, mereka juga menghadapi masalah pribadi dan trauma masa lalu mereka.
Analisis semiotika dalam film IT (2017)
Mise en scene
Dalam film IT (2017), terdapat beberapa semiotic yang digunakan dalam kategori mise-en-scene berupa pencahayaan, desain produksi, desain kostum, Penggambaran dan komposisi, Simbolisme, gerakan dan penempatan, Camera work.
Pencahayaan
Pencahayaan film ini sering kali sangat rendah, menciptakan bayangan dan detail untuk meningkatkan ketegangan. penggunaan cahaya yang kasar dan tidak alami.
Desain kostum
untuk kostum Geng loser club mengenakan pakaian pada tahun 1980-an, yang menbantu menbangun nuansa anak anak polos, lalu untuk kostum Pennywise menggunakan kostum badut dengan warna cerah untuk menyembunyikan sifat jahatnya.
Penggambaran dan Komposisi
penggambaran adegan sering kali menekankan isolasi dan kerentanan. Loser club sering ditampilkan dalam pengambilan gambar lebar yang menyoroti kecilnya mereka di tengah lingkungan yang luas dan mengancam. Close up wajah karakter memperlihatkan ketakutan dan perasaan emosional mereka.
Simbolisme
Objek dan lokasi dalam film memiliki bobot simbolis. misalnya, balon merah adalah motif yang berulang yang memiliki daya tarik Pennywise sebagai badut.
Gerakan dan penempatan
Gerakan karakter dan penempatan adegan memainkan peran penting dalam menciptakan ketegangan film. Tindakan mendadak, seperti munculnya Pennywise, sering disertai dengan pemotongan cepat dan gerakan kamera yang goyang, yang menghasilkan suasana kacau dan menakutkan.
Camera work
1. Angle Camera
Sudut pengambilan gambar bervariasi, seperti low angle dan high angle, menciptakan perasaan kekuatan atau kelemahan. Contohnya, sudut rendah menampilkan Pennywise sebagai sosok menakutkan dan berkuasa.
Panning dan Tracking Shots
Teknik panning (kamera bergerak horizontal) dan tracking shots (mengikuti karakter) menciptakan dinamika adegan, membantu penonton merasakan perjalanan karakter dan meningkatkan keterlibatan emosional.
Pengambilan gambar wide dan close up
Film ini menggunakan pengambilan gambar wide untuk menunjukkan lingkungan luas dan mengancam di sekitar Losers' Club, menekankan isolasi dan kerentanan mereka. Close-up menangkap ekspresi wajah karakter, menyoroti ketakutan, kecemasan, dan emosi yang mereka alami.
Make up
Riasan Pennywise dalam film "IT" (2017) dirancang untuk menciptakan sosok badut yang menakutkan. Desain menggabungkan elemen badut klasik dengan sentuhan grotesque, menciptakan kontras antara penampilan ceria dan sifat jahat. Palet warna cerah seperti putih, merah, dan hitam digunakan, dengan wajah dicat putih dan detail merah di mulut serta garis hitam di sekitar mata, memberikan kesan tidak nyaman.
Makeup memungkinkan ekspresi dramatis dengan alis tebal dan garis tajam di mulut, menciptakan tampilan menakutkan. Wig orange cerah dengan gaya badut menambah kesan liar, sementara gigi tajam dan efek prostetik membuat Pennywise terlihat lebih berbahaya. Kombinasi makeup dan kostum menciptakan penampilan yang mengintimidasi.
Karakter Pennywise
Pennywise adalah sosok badut yang tampak ceria dan menghibur, tetapi di balik penampilannya ia adalah makhluk jahat yang memangsa anak-anak. Karakter ini mewakili ketakutan dan trauma, sering kali muncul dalam bentuk yang paling menakutkan bagi korbannya. Ia memiliki kemampuan untuk membaca pikiran dan memahami ketakutan terdalam dari setiap karakter pada Film IT (2017) dengan menggunakan menciptakan ilusi yang menakutkan.
Pennywise memiliki penampilan ikonik dengan wajah putih, hidung merah, dan gigi tajam. Kostumnya yang cerah kontras dengan sifat jahatnya, menciptakan ketegangan antara penampilan dan perilakunya. Senyumnya yang sering muncul justru menambah kesan menakutkan.
Pennywise adalah ketidakberdayaan dan ketakutan anak-anak. Ia muncul di kota Derry, untuk memangsa anak-anak yang sering hilang dan beroperasi setiap 27 tahun sekali, dia menjadi simbol trauma masa kecil serta ketakutan yang tidak teratasi.
Penjelasan Losers Club
Losers' Club adalah kelompok karakter utama dalam film "IT" (2017) yang terdiri dari anak-anak terpinggirkan di Derry, Maine. Mereka bersatu untuk melawan Pennywise, sosok jahat yang memangsa anak-anak.
Lokasi syuting
Film "IT" (2017) sebagian besar syuting di Ontario, Kanada, meskipun berlatar di Derry, Maine. Lokasi penting meliputi:
Toronto: Banyak adegan diambil di berbagai lokasi di Toronto, termasuk area perkotaan yang memberikan nuansa kota kecil yang diinginkan untuk Derry.
Port Hope: Kota kecil ini digunakan sebagai lokasi utama untuk menggambarkan Derry. Beberapa adegan penting, termasuk yang melibatkan Losers' Club, difilmkan di sini. Port Hope memiliki arsitektur yang sesuai dengan suasana tahun 1980-an yang diinginkan dalam film.
Kawasan Sekitar: Beberapa lokasi lain di sekitar Ontario juga digunakan untuk syuting, termasuk taman, hutan, dan area pedesaan yang membantu menciptakan suasana yang mencekam dan mendukung tema horor film.
Set Studio: Selain lokasi luar ruangan, beberapa adegan juga difilmkan di set studio untuk menciptakan lingkungan yang lebih terkontrol, terutama untuk adegan-adegan yang melibatkan efek khusus dan makeup.
Soundtrack dan music
Soundtrack dan musik film "IT" (2017) karya Benjamin Wallfisch sangat penting untuk suasana horor dan emosi cerita. Musiknya menggabungkan elemen orkestra dan suara elektronik, menghasilkan melodi yang menghantui dan menegangkan.
Tema utama film ini memiliki melodi yang mudah diingat dan sering muncul di momen penting, meningkatkan intensitas emosional. Penggunaan suara latar seperti bisikan dan jeritan juga membantu menciptakan suasana tegang.
Soundtrack film "IT" mencakup lagu-lagu dari era 1980-an yang menambah nuansa nostalgia dan mengingatkan penonton pada latar waktu cerita. Musik dan soundtrack secara signifikan meningkatkan atmosfer film, memperkuat tema ketakutan dan persahabatan.
Kesimpulan
Film "IT" (2017) adalah adaptasi dari novel Stephen King yang menceritakan sekelompok anak-anak, Losers' Club, yang bersatu melawan Pennywise, badut jahat yang memangsa anak-anak di Kota Derry. Film ini mengeksplorasi ketakutan, trauma, dan kekuatan persahabatan, di mana setiap anggota belajar mengatasi tantangan dengan dukungan satu sama lain. Dengan visual menakutkan, makeup ikonik, dan soundtrack yang mendukung, "IT" menciptakan atmosfer horor yang mendalam dan menyampaikan pesan tentang keberanian dalam menghadapi ketakutan. Film ini menjadi salah satu film horor yang paling diingat dalam beberapa tahun terakhir.
Komentar
Posting Komentar